Jumat, 13 Mei 2016

Tips yang harus dipersiapkan sebelum dan saat ke Wisata Negeri China (Destinasi : Shanghai dan Suzhou)

Bulan April 2016, alhamdulillah dapat Trip gratis ke Shanghai dan Suzhou, ke negeri yang sempat diabadikan oleh petuahnya bangsa Arab, yaitu "Tuntutlah Ilmu sampai ke negeri China" . 

 Berbagi pengalaman saat saya berada di Shanghai dan Suzhou, semoga bermanfaat buat kalian terutama yang belum bisa bahasa mandarin (seperti saya).

  1. Siapkan Passport : ini merupakan point utama yang harus ada, jika belum punya segera urus via online saja sangat mudah dan cepat bisa klik :  disini 
  2. Pengurusan Visa : Nah kalau ini alurnya saya kurang faham, karena sudah diurusin oleh travel agent nya,tetapi untuk persyaratannya bisa saya share : (pembuatan visa berlangsung selama 12 hari kerja )
  3. Persiapan  Uang Yuan : Yuan atau orang China menyebutnya Kuai, sebelumnya sebaiknya kita tukar dulu di Money Changer, rekomendasi saya (bagi yang tinggal di jakarta) bisa tukar di VIP Money Changer, karena disini ratenya lebih bagus dibandingkan dengan yang lain. bisa di cek webnya : disini . Kelemahan money changer ini, mereka hanya menyiapkan pecahan yang nilainya 100 (Yuan) , tidak ada pecahan dibawah ini, ada 50(Yuan) tetapi mereka jarang stok juga. Sebaiknya telp dahulu kalau kalian akan menukar dalam jumlah yang cukup besar, terutama hari jumat ya, persediaannya uangnya bisa cepet habis. Cara pembelian yuan disini, atau mata uang lainnya, disini kota harus siapkan KTP saat sebelum menukar, dan tentunya uang yang akan kita tukarkan, bisa pakai debit atau kartu kredit juga ko. Pertama kalian harus ambil antrian, ada 2 jenis loket, yang pertama loket untuk penjualan atau pembelian <= 10 juta itu di loket 13-14, jika > 10 juta loketnya ada banyak. Setelah mengambil nomor antrian sesuai dengan yang kita inginkan kita menunggu panggilan, setelah dipanggil melakukan transaksi dengan si mbak/mas nya, kita harus menunggu lagi untuk mengambil uang yang kita pesan tadi, dan di panggil lagi sesuai nama kita.
  4. Toilet Tidak terdapat shower : Di China toiletnya tidak terdapat shower, mungkin kita sebagai orang indonesia akan merasa risih jika tidak dibersihkan dengan air, jadi sebaiknya membawa botol lipat, jadi saat masuk ke toilet umum, isi botol lipat dulu dengan air, siapkan juga tisu basah dan tisu kering. Di toilet umum China, sebagian besar ada isu keringnya, tetapi sebaiknya kita persiapkan selalu membawa. Di china, flush kamar mandi itu ada yang nyala sendiri, jadi (mungkin) karena sudah automatis mereka jarang menyiram lagi. Jadi hati hati jika ke toilet umum, pilihlah toilet yang bukan di tempat umum banget, pilihan toilet yang lumayan bersih adalah di restoran atau hotel. 
  5. Bahasa mandari yang harus di kuasai :  Toilet, adalah hal sangat vital bagi kehidupan manuisa, tetapi jika kamu mengunjungi negri ini, kamu harus menguasai bahasa mandarinnya toilet, atau rest room, karena sangat minim orang china yang menguasai bahasa inggris "toilet maupun rest room,   Dan satu lagi makanan mengandung babi atau tidak, kuasai kosa kata babi, karena sanagt jarang yang mengetahu tentang "pork". 
  6. Botol Lipat :  selain bermanfaat untuk ke toilet, bisa juga untuk persiapan wudhu , karena disana sangat sulit menemukan mushola, ataupun masjid, jadi atur waktu sedemikian rupa agar sholatnya bisa dilaksanakan di hotel, atau saat perjalanan (sambil duduk), saya banyak sholat di perjalanan, kebetulan kami menggunakan bus sebagai transportasinya.
  7. Minuman, benda cair, benda tajam(gunting, gunting kuku) : ini sebenarnya persyaratan umum bagi semua penerbangan internasional, bahwa benda benda itu dimasukkan dalam bagasi, tidak boleh tas jinjing atau koper yang dibawa ke cabin,.
  8. Power Bank, Batrai HP atau Kamera, Adaptor : harus dimasukkan ke tas tenteng, atau tas yang dibawa ke cabin, ini wajib , sebelum koper bagasi kita di acak-acak hehe.
  9. Tawar menawar :  Bisa dilakukan dengan menggunakan kalkulator atau hp, kita ketikkan angka yang kita inginkan, tawar saja seminimal mungkin, kalau perlu 50% nya, dan layaknya tawar menawar di Indonesia saja.
  10. Toko Perhiasan :  Sebaiknya tidak membeli di tempat yang menjadi kunjungan wajib saat mengikuti tour, karena orang china memang pintar "menipu" bahsa kasarnya, jadi mereka biasanya memasukkan kita kedalam ruangan, kemudian mereka presentasi tentang produk mereka, dan perlahan mengeluarkan produk-produk yang lain, dan mereka akan men-keep orang orang yang sudah terjerat "suka". Mereka akan bilang bahwa barangnya limited edition, dan bahkan mereka menyiapkan khusus orang yang bisa berbahasa indonesia lho, jadi hati-hati ya, jangan sampai tertipu, perhiasannya itu kadar emasnya kurang bagus, dan gioknya belum tau palsu atau tidak, karena tidak terdapat sertifikat.
  11. Adaptor HP :  colokannya ada 3 kepala, jadi masih bisa memakai colokan 2 kepala yang ada di indonesia, tetapi jaga-jaga saja bawa yang kepala tiga. 
  12. Koper Tandain : karena banyak koper yang sama, kalau perlu tandain yang warnaya mencolok, jadi gamban nyari saat bagasi keluar. terutama saat kita rombongan banyak, dan kopernya sama semua. 
Beriku tips-tips, sepengalaman saya saat berada di Shanghai dan Suzhou, semoga bermanfaat.

Kamis, 22 Januari 2015

Nafs membuat kita selalu ingin terlihat sempurna

Menjadi manusia terkadang kita akan mencari atau menjadikan alasan sebuah kesempurnaan, dan itulah alasan-alasan penghalang kita melalukan kebaikan. Nafs itulah yang membuat kita mempunyai ke-inginan terlihat sempurna. Cara mengatasinya adalah :

1.  Tidak ada alasan untuk menunda, untuk hal tertentu terkadang kita bisa melakukan hal ini tetapi untuk hal lain terkadang kita lemah
2.   Dekati Al-quran itu lebih bagus
3.   Membuat standarisasi yang terbaik untuk diri sendiri
4.   Ketika menyampaikan nasehat atau kritikan, tujukan hal tesebut untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain, karena ketika kita menyampaikan apa yang kita mau, jika tidak didasarkan untuk mengubah diri kita sendiri akan merasa orang lainlah yang harus berubah. Bukan kita. #selfttalk. Hal ini untuk mencegah kesombingan yang berada dalam diri kita
5.  Mintalah petunjuk kepada Allah sebelum menasehati seseorang , bahwa apa yang kita sampaikan membuka pintu hidayah.
6. Jika kita berniat menasehati orang lain, maka kita bisa jadi gagal, karena niatan kita sendiri. Kembalikan segalanya untuk perbaikan diri kita sendiri.
7.   Berpura-pura sabar itu lebh baik. Engan seperti itu kita akan memaksa diri kita untuk perlahan bersabar.
8.   Nafs itu dekat sekali, ketika kita sudah mulai berubah perlahan, maka kemanisan-kemanisan yang akan ditimbulkan bisa jadi menjadi “kesombongan” dalam diri
9.   Baca diri

10.    Berlatihlah unuk mengendalikan diri

#ustadz_hasan

Bagaimana pemimpin itulah rakyatnya

Saat ini yang terjadi bukanlah menyalahkan siapa pemimpin kita, tetapi bagaimana kita sebagai rakyat haruslah berbuat baik. Allah tidak akan diam dengan sebuah keadaan, jika posisisnya terbalik. Rakyat berbuat baik, bisa jadi Allah akan menjadikan baik pemimpin kita. Unsur yang harus ada dalam sebuah Komponen berjamaah :

1.  Instruksi
2.  Pemimpin
3.  Yang dipimpin
4.  Arah/tujuan
5.  Aturan

6.  Barisan